Artikel

Insomnia dan xaNtonin

antioksidan-kulit-manggis-xantonin

super antioksidan ekstrak kulit manggis

Insomnia merupakan suatu gangguan yang dapat mengakibatkan kualitas dan kuantitas tidur menjadi terganggu. Kualitas tidur yang dimaksud di sini adalah lama dan dalamnya tidur seseorang. Sedangkan kuantitas tidur berkaitan dengan mudah atau sulitnya seseorang untuk tidur.

Gejala awal insomnia biasanya ditandai dengan munculnya perasaan tidak segar dan tidak bersemangat ketika bangun tidur/ bangun pagi hari, sehingga dapat mengakibatkan munculnya gangguan dalam pekerjaan sehari- hari karena turunnya mood serta semangat kerja seseorang.

Waktu tidur yang ideal bagi orang dewasa usia produktif adalah 7 s/d 8 jam perhari. Insomnia dapat disebabkan karena masalah primer (penyebab utama) atau masalah sekunder (timbul akibat faktor lain, misal: karena obat dan sakit tertentu)

Gejala Insomnia atau gangguan tidur yang dapat kita jumpai, antara lain:

  1. Sulit tidur dimalam hari
  2. Terbangun pada malam hari
  3. Terbangun terlalu pagi ketika tidur malam
  4. Perasaan kurang tidur meskipun sudah tidur lama
  5. Lelah, mengantuk ketika bekerja
  6. Depresi, gangguan mood dalam pergaulan sehari- hari
  7. Sulit fokus pada pekerjaan, sulit mengingat, kehilangan perhatian dalam pekerjaan
  8. Meningkatnya kesalahan atau kecelakaan
  9. Gangguan pada saluran pencernaan seperti diare, sulit BAB, menderita maag kronis

Penyebab insomnia, dapat berupa :

  1. Stress berlebih
  2. Cemas berlebih
  3. Depresi pada kehidupan
  4. Pengobatan tertentu
  5. Perubahan pola kerja
  6. Caffein, nicotin, alkohol
  7. Makan berlebihan di malam hari sebelum tidur
  8. Usia

Yang memiliki resiko tinggi mengalami insomnia, antara lain :

  1. Wanita
  2. Usia > 60 th
  3. Penderita penyakit kejiwaan
  4. Stress
  5. Shift kerja malam
  6. Perjalanan jauh

Mengapa xaNtonin?

Untuk dapat bekerja, otak manusia memerlukan neurotransmiter. Neurotransmiter merupakan sebuah cairan penghantar listrik dan impuls dari berbagai sistem motorik dan sensorik. Yang merupakan neurotransmiter di otak manusia, antara lain: Serotonin, Epinefrin, dan GABA.

Ketika terjadi ketidakseimbangan di dalam otak, maka akan terjadi gangguan pada otak manusia. Gangguan tersebut dimulai dari sulit tidur, halusinasi, gangguan kejiawaan, dan lain-lain. Epinefrin, Dopamin, Serotonin serta Adrenalin merupakan neurotranmiter dalam otak kita, yang berperan dalam memutuskan Fight or Flight (melawan atau lari). Sebagai contoh: saat kita bertemu ular, maka neuro transmiter akan membantu supaya kita mampu berlari secepat-cepatnya untuk menghindari ular tadi.

Begitu juga ketika kita bekerja sangat keras/ pikiran kita dipaksa bekerja sangat keras, akan terjadi pelepasan Neurotransmiter epinefrin dan dopamin yang berlebihan. Akibatnya kita akan selalu waspada dan siaga terus. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, lama kelamaan kita akan mengalami gangguan siklus dalam kontrol otak kita. Kontrol ini dikendalikan oleh MAOI ( Monoamin oksidase Inhibitor). MAOI akan mengerem pelepasan neurotransmiter tadi, sehingga keseimbangan neurotransmiter di dalam otak tetap terjaga.

Berdasarkan penelitian, xaNtonin dengan kandungan xanthonesnya, diklaim dapat membantu mengatasi insomnia. Penelitian di Institut de Chimie Therapeutique, Ecole de Pharmacie, Universite de Lausanne, Switzerland, dalam jurnal yang berjudul “Screening of unsubstituted cyclic compounds as inhibitors of monoamine oxidases” mengatakan bahwa, Xanthones (antioksidan kulit manggis) memiliki potensi yang kuat dalam menjaga kerja MOAI. Sehingga xaNtonin (Xanthones) dapat menjaga keseimbangan neurotranmiter di dalam otak manusia meski dipaksa bekerja keras. Ketika keseimbangan neurotranmiter terjaga maka kualitas tidur, mood serta semangat kerja akan terjaga dengan baik. Inilah yang menjadi dasar mengapa xaNtonin dapat membantu mengatasi gangguan tidur (insomnia).(dev/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *