Diabetes Mellitus Tipe 2

bu riani pasien dm tipe 2

Ny. Riani 47 tahun (Surabaya)

Seorang Ibu dan pekerja di pabrik. penderita DM tipe II. Rutin kontrol ke klinik dan rumah sakit. Hasil pemeriksaan lab GDP 379 mg/dl, GD2 jam PP 454 mg/dl. Disarankan terapi kombinasi OHO & Insulin, akan tetapi BELIAU MENOLAK.

Kami memutuskan pengobatan kombinasi OHO dan xaNtonin 4x 2 kapsul. 1 bln pertama terapi, pasien bisa tidur dg nyenyak, badan sangat segar, semangat dalam bekerja. Hasil lab setelah terapi didapatkan GDP 156  mg/dl serta GD2 jam PP menjadi 176 mg/dl.

 

Bagaimana dan apa benar xaNtonin bisa membantu ibu Riani ini?

Dokter menjawab:

Kencing Manis atau yang dalam istilah medis dikenal dengan Diabetes mellitus merupakan penyakit degeratif/ metabolik yang disebabkan gangguan pengiriman gula dari pembuluh darah ke dalam sel/ otot/ jaringan. Ini ditandai meningkatnya kadar gula darah dalam plasma darah dan disertai gelaja mudah capai, mudah lapar, berkeringat, sering berkemih. Di dunia kedokteran kita mengenal 2 tipe Diabetes mellitus. Yang pertama dikenal dengan nama DM tipe I (Insulin Dependent Diabetes mellitus) yang artinya kencing manis yang sangat dipengaruhi insulin. Biasanya menyerang usia muda, dikarenakan gangguan genetik. Sedangkan yang kedua dikenal dengan Diabetes mellitus tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus) ini yang sering kita jumpai. DM tipe 2 disebabkan menurunnya kemampuan beta pankreas memproduksi Insulin baik secara kuantitatif dan kualitatif. Artinya bisa saja jumlah insulin yang diproduksi menurun ataupun insulin yang diproduksi tidak bisa digunakan secara maksimal ini yang dikenal dengan istilah insulin resisten.

diabetes mellitus tipe 2

Ketika kita makan ( nasi, mie, roti dll) maka hasil akhirnya adalah gula/ glukosa sebagai sumber energi bagi tubuh kita. Dalam kondisi normal, gula dalam pembuluh  darah tadi akan dimasukkan ke dalam otot ( supaya kita dapat beraktifitas). Lalu, apakah guna insulin dari proses ini? Insulin berfungsi sebagai penghantar dengan membuka “pintu” agar gula dapat masuk ke dalam otot.

Jadi bisa diasumsikan ketika di dalam pembuluh darah kita banyak mengandung gula, respon pankreas kita akan memproduksi insulin lebih banyak lagi. Agar gula dapat masuk ke dalam otot kita. Untuk kita gunakan aktifitas/ disimpan ketika kebutuhan telah tercukupi.Lalu bagaimana ketika seseorang menderita DM tipe II ?

Tentu akan berbeda dengan kondisi normal. Didapatkan kerusakan pada sel beta pankreas.

 Penyebab DM tipe 2 sendiri bisa dibagi 4:

  1. Menurunnya produksi insulin
  2. Resistensi insulin
  3. Gangguan penyerapan gula pada saluran pencernaan
  4. Produksi glukosa berlebih dalam hati

Sebuah penelitian di fakultas kedokteran  Universitas Suzuka Jepang, oleh Miura T dkk dan telah diterbitkan dalam jurnal Antidiabetic activity of a xanthone compound, mangiferin. Phytomedicine. 2001 Mar;8(2):85-7  dijelaskan bahwa ekstrak kulit manggis (Mangiferin) memiliki kemampuan menurukan kadar gula darah dengan menurunkan resistensi insulin.

dr. Kumoro Adiatmo

2 responses

  1. Dear dr. Kumoro,

    Untuk kasus di atas apakah pasien, setelah 1 bulan, masih perlu untuk mengkonsumsi xaNtonin 4x 2 kapsul sehari? Atau apakah setelah 1 bulan, pasien diabetes melitus tipe dua cukup mengkonsumsi xaNtonin dalam dosis yang lebih sedikit?

    Apakah pasien selamanya perlu mengkonsumsi xaNtonin?

    Salam,

    Budi

    • Salam sehat Sdr. Budi,
      Jika kadar gula masih tinggi, misal lebih dari 300 untuk gula acak, maka dosis masih tetap sama.
      Namun jika sudah mendekati normal, dosis bisa diturunkan menjadi 2×2 atau 3×2

      semoga membantu,
      dr. Kumoro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *